CopyPastehas never been so tasty!

HTC Wildfire

by anonymous

  • 0
  • 0
  • 0
322 views
"A wildfire is an uncontrollable and rapidly spreading fire.."
Bonaparte Lake, Juli 2010, hantaman kilat menyebabkan kebakaran hebat yang membuat 110 
hektar hutan terbakar dan terus membesar.
California, Juli 2010 , sekitar 2000 keluarga diungsikan karena kebakaran hebat yang 
melanda San Gabriel dan terus mengular karena tiupan angin barat...
Gubernur California, Arnold Schwarzenegger mengatakan dia meminta bantuan "karena Anda 
tidak pernah dapat mempersiapkan diri untuk 500 atau 700 atau 800 kebakaran pada saat yang 
sama."
Begitulah kira2, penggalan berita tentang wildfire, atau si api liar menurut versi kita.
Dimulai biasanya dengan sebuah percikan kecil, entah dari kilat, dari api bekas api unggun, 
dari puntung rokok dll, tiba2 tidak bisa di kontrol dan terus membesar, merambah 
kemana-mana.
Entah apa ide yang ada dibenak perancang dari HTC corp, sehingga merancang sebuah android 
handset mungil dan menamainya wildfire. Kemungkinan dia percaya, sebuah handset mungil ini 
akan memberikan percikan atau spark kepada siapa yang menatap atau mencoba memegangnya dan 
meraskan how hot this stuff.
But maybe how this stuff was born. 
Sekembali dari menghabiskan makan malam disebuah cafe di pesisir Taiwan,ketika hendak 
membuka pintu apartemenya,  seorang product engineer disapa remaja anak tetangganya. 
Sambil mengambalikan HTC Desire yang dipinjamkan, remaja itu berkata, betapa canggihnya 
device tersebut, tetapi kawan-kawannya mengatakan, walaupun mereka sangat mengingkannya, 
sulit meminta kepada orang tua mereka untuk membelikan device tersebut, kemungkinan ditolak 
karena alasan harga. 
Sambil berterimakasih remaja tersebut mengatakan, "Bisakah membuat device yang mirip 
kecanggihannya dengan harga yang lebih bersahabat?"
Then the idea come...terus terngiang sampai terbawa tidur..
Esoknya, dalam diskusi di ruang kerja, dilontarkan ide itu, rekan2 nya mangut-mangut (entah 
mikirin ide itu entah mikirin hari ini update status apa di fb:-).
Then the Boss said, mari wujudkan ide itu, a mini Desire. Tapi jangan sampai kita diejek, 
bikin barang lebih murah, pasti murahan. Make a good one, yang bisa mengejutkan orang , 
buat melampaui perkiraan pandangan mereka, buat seperti careless camper yang meninggalkan 
sisa api unggunnya tanpa disiram, biar alam yang menentukan, api itu sungguh mati, atau 
menjadi liar, become a wildfire...
Maka, jadilah HTC Wildfire.
So It come from a spark...
Biasanya , kalau sebuah merk membuat versi murah, banyak sekali yang dipangkas. Thats why 
Steve Jobs only builds 1 type of iPhone, the most powerfull one.
Sebuah misi yang baik sebenarnya, untuk merasakan kekuatan android sesungguhnya, buy the 
most powerful one. Tetapi berkaca dari kata2 anak tetangga tadi, tidak semua dapat membeli 
nya. Dan jika harus membeli versi yang lebih terjangkau, jangan sekedar just android, 
seperti sekarang mulai banyak yang embel2 nya android tapi sebenarnya hanya zombie.
Saya mengatakan ini, zombie, karena didalamnya tidak ada sebuah "jiwa", yang bisa 
berinteraksi dengan baik, dan membantu pemiliknya untuk mempermudah atau mewarnai hari2 
nya.(duh puitis gan? :-)
Beberapa perusahaan membuat versi android hanya sekedar tempelan, mendompleng ketenarannya, 
dan open source nya, membuatnya asal2 an dan berkata seolah-olah ini sehebat nexus one tapi 
lebih murah..
HTC wildfire sering disebut mini desire, versi murahnya.. tapi di dalamnya saya tidak 
menemukan kalau versi ini dibuat murahan, or just android. So mari kita lihat lebih dalam.
(seharusnya tulisan ini keluar juli lalu, tapi berhubung pasar Indonesia baru akan memiliki 
barang ini dekat2 ini, baru saya bereskan )
Design,
Datang dengan ukuran lebar yang mirip dengan HTC desire, tapi bbrp centimeter lebih pendek. 
Kadang kita iseng menyebutnya Desire bonsai bahkan Desire kontet.
Ketika mencobanya pertama kali (bahkan saya mencoba versi protottype yang masih menggunakan 
trackball bukan trackpad seperti versi aslinya), it is funny, biasa pegang nexus or desire 
yang panjang, dapet yang lebih pendek. Finishing dan bahannya benar mirip dengan HTC Desire 
or Nexus One, terlihat mewah , tidak plastik-i (istilah gadgets yang terlihat murahan 
karena terlihat sangat plastik). 
Sebenarnya panjang yang dipangkas paling hanya 1cm lebih sedikit, tapi rasanya wildfire 
menjadi imut.
Datang denga beberapa varian warna, Hitam, putih dan merah, dengan tutup batere yang 
menyatu dengan back casing yang sedikit mendagu kedepan, memberikan aksen warna pada 
desain.Sepertinya akan lucu, kalau kita bisa membeli tutup batere warna lain terpisah, maka 
akan ada kombinsi warna yang unik.
Terlihat dari desain dan warna , tujuan unit ini dibuat untuk anak muda, juga wanita muda. 
Tentu saja tidak menjadi haram untuk digunakan kaum lelaki.
Dari segi desainnya yang cantik, ketika dipakai, banyak orang mau tau itu device apa, 
mungkin karena bentuknya yang unik, sedap dipandang. It is a spark.. 
(ingat beberapa tahun lalu, ketika kita memakai handphone full qwerty.. dan orang2 bilang 
wah BlackBerry yah... tapi tidak sekarang... mau pakai onyx juga orang yg melihat akan ada 
2 perkiraan, official blackberry atau handphone dual sim yang ada tv nya :-D , or 
setidaknya orang mengira-ngira itu onyx atau gemini :-) )
4 akses utama tombol home, menu, back dan search dibuat sistem sentuh seperti pada Nexus 
one, yang memberikan tactile back, atau getaran ketika diakses, mengambil bagian dibawah 
layar sebelum trackpad optik yang menjadi semacam joystick pengarah. Trackpad ini berguna 
untuk memblok tulisan panjang , menggeser-geser layar, memilih icon, atau membetulkan huruf 
ketika salah ketik, karena memudahkan memindahkan kursor. Agak jarang digunakan karena 
semua akses lebih dari layar sentuh.
Layar.
Layar sentuhnya tidak dibuat asal2 an, seperti banyaknya entry level android handset, yang 
memakai layar sentuh murahan, bahkan tipe resistif, tapi tidak dengan wildfire. Layarnya 
responsif. Geser kiri, geser kanan, tap, tap and hold, pinch to zoom semuanya nyaman di 
layar ini.
Banyak orang sedikit bergumam soal resolusi layarnya. Yap resolusi layarnya 240x320 pixel 
qvga 3,2". Tidak serapat android diatasnya, tapi masih acceptable, apalagi dihias dengan 
sense UI , tambahan user interface dari HTC yang didesain cantik untuk tampil di layar.
Satu nilai plus adalah, ketika HTC mencoba membuat unit kecil, tapi lebar unitnya setara 
dengan HTC desire, menjadikan keyboard sentuh akan tampil selebar layar besar, ini 
memudahkan orang2 mengetik, karena semakin lebar layar, semakin mudah mengetik dan 
kesalahan typo bisa dihindari.
Jeroan.
Prosesor 528 Mhz masih menemani seri ini, termasuk sebenarnya kelas middle, mengingat 
handset winddows mobile aja banyak yang pakai clock di 400, blackberry jave, gemini juga 
pakai prosesor sekelas ini, bahkan BB torch terbaru hanya selisih sedikit di prosesor 600 
an. Kalau dibandingkan dengan android kelas hi end atau iphone 4, baru ada gap cukup besar, 
karena mereka running di clockspeed 1Ghz.
ROM 512 dengan ram 384MB dan tetap support sampai 32GB micro sd card untuk eksternal 
hardisknya.
Sepertinya baru itu saja yang di "kecilkan" di versi wildfire dibanding dengan android hi 
end, sebab hardware dan fitur lainnya tetap mirip.
Misal Kamera, datang dengan 5 Mp autofocus dengan tap fokus, maksudnya untuk fokus objek 
yang di foto, kita bisa memilih mana yang mau jadi fokus, tinggal tap di layar. Hasilnya 
bukan 5 Mp boongan, tapi gambar yang bagus.
Ini saya berikan skrinsut nya , object yang sama difoto dalam waktu rentang yg bersamaan 
dari 3 device, wildfire, nexus one dan HTC aria, semua dengan resolusi kamera yang sama 
5Mp. Mirip2 kan?
Beberapa product hanya mengedepankan 5MP kamera atau angka MP yang besar, tapi tidak 
memberikan kamera yang baik, kadang hanya label untuk menaikkan pamor. 
Tapi disini, di wildfire real kamera 5 Mp nya baik.
Menurut saya kamera semakin mendapat posisi penting di smartphone masa kini dan akan 
datang. Bukan lagi hanya sebatas narsis untuk foto2. 
Pada android saya memakainya untuk mengingat atau mencatat, males ngetik, jepret saja, 
bukti transfer jepret dan email. 
Dapet kartu nama jepret dan langsung masuk ke kolom kontak dengan tag sesuai, nama, alamat, 
email, no telp kantor, hape dll.
Untuk baca barcode,pelengkap baca koran kompas dengan qr-codenya, mengenali film, cd , buku 
dll, semua tinggal jepret. 
Makanya kamera yang baik dan autofokus benar2 berguna.
Satu lagi yang penting, ketika kamera dipanggil, harus bereaksi cepat, jangan kelamaan 
loading, karena kadang ada momen penting yang harus kita ambil. 
Tahapannya, icon kamera di tap, kamera harus segera keluar dan aktif, kemudian harus bisa 
autofokus dengan cepat, dan ketika di jepret gambar langsung di tangkap.
Handset sekelas iPhone4 pun sekarang masih berjuang dengan aotufokus yang cepat, walaupun 
gambar yang dihasilkan kamera iPhone 4 sangat baik, oom steve masih merasa ada lag yang 
mengganggu karena autofokus yang dirasa agak lambat.
Makanya kalau punya kamera, kalau di test foto sebuah momen di jepret lagi apa keluarnya 
apa, itu berarti lag:-)
Walaupun body kecil, kamera di wildfire sudah dilengkapi dengan flash. Berguna untuk foto 
di tempat yang kurang cahaya atau foto malam hari.
Nah ngomogin si lampu flash ini, di wildfire sudah disediakan menu untuk merubah lampu 
flash ini menjadi senter, dengan mengklik icon senter makan muncul gambar senter, di klik 
tombol senternya , gambarnya berganti mengeluarkan gambar cahaya senter , barengan itu 
lampu flash nyala menjadi senter. 
Kadang hal ini sepele, tapi siapa sih yang kemana-mana bawa senter selain polisi di film2 
amerika patroli malam hari? (klo di milis kita sih si buwah tuh ada senter selalu di 
kantongnya:-)
Jadi saat mati lampu malam hari, biasanya kan kebiasaan orang jaman sekarang di sebelah 
tempat tidur tergeletak handphone, ini bisa jadi alat bantu penerangan. Terus kadang kita 
harus nyari kunci di parkiran yang gelap dll, lumayan lah untuk keadaan darurat.
(beberapa orang bilang, ah lampu mah di handphone ratusan ribu juga ada , iya sih tapi trus 
gini deh, installin program morse, ketik kata2 yang kita mau, nanti lampunya kedip panjang 
pendek kayak morse code, atau bikin jadi strobo light yang berkedip cepat, that why we call 
the one, a phone the other smartphone)
Fitur Khusus
HTC senang memasukkan fitur2 khusus, tujuannya , kalau out from the box, produk mereka 
sudah siap dipakai untuk hal2 yang cool. Makanya mereka memberikan sense UI di produknya.
Karena mengejar pangsa pasar anak muda, ada fitur khusus yang kadang guna nggak guna tapi 
biasanya disenangi dan jangan dianggap remeh. 
Coba saja lihat kasus facebook, ada 1 tombol remeh temeh, Like This, betap hal remeh temeh 
itu kini mendunia.
Nah fitur di wildfire kalau ada teman nelepon, selain nampilin foto temannya (ini sudah 
lazim sekarang ya) , ada informasi status  yang terakhir di update sama temannya itu di fb 
atau twitter, dan ada info tanggal ulang tahunnya. Nah klo pacar telepon dan dia lupa ulang 
tahunnya, bisa langsung ngeh dan ucapin selamat, langsung si pacar or ttm merasa ada 
perhatian :-D (padahal dah lupa tadinya)
Sama seperti kakaknya Desire, disini juga diberikan fitur, kalau telepon berdering kencang, 
ketika diangkat, suaranya langsung mengecil walau belum dijawab, karena biasanya orang2 
membutuhkan waktu bbrp detik dari handphone berbunyi, lihat siapa yang telepon, memutus kan 
dijawab atau dicuekin :-) nah dalam rentang waktu ini suara ringtone yang keras bisa jadi 
mengganggu orang lain jika dipakai di tempat umum.
Nah kalau yang nelepon kita ngga mau jawab, cukup balikin handphonenya ngadep ke bawah, 
maka dering telepon akan lenyap.
Fitur khusus menarik lainnya fitur untuk bagi2 aplikasi, yang namanya app sharing. Biasanya 
anak muda kan gitu, klo dah ngumpul " eh loe pake aplikasi apa itu? bagi dong..", nah 
tinggal klik icon ini, nanti sederetan aplikasi yg terinstall tinggal di share, mau lewat 
email,  lewat facebook, sms dll, karena yang di share sebenarnya alamat download aplikasi 
tersebut di market.
Ada 1 kebutuhan banyak orang tiap ganti handphone, tapi banyak banget yang ngga bisa 
melakukannya, yaitu pindahin kontak dari handphone lama ke handphone baru.
Sebenarnya di android karena sistem nya cloud, tinggal masukkan alamat email dan password, 
maka kontak akan dikirimkan dari data gmail tanpa butuh komputer.
Tapi di wildfire selain cara tsb ada program khusus yang namanya trasfer data, cukup 
nyakalan via bluetooth ke handphone lama, nanti kontaknya bisa disedot otomatis ke wildfire 
:-)
Kecil2 gini walau belum pakai froyo, masih eclair 2.1, wildfire browsernya sudah support 
flash. Cocok untuk anak muda yang suka main game base on flash yang banyak bertebaran di 
website-website sekarang. Juga berguna menampilkan website secara utuh. Tetap khas HTC, 
browsing jadi menyenangkan karena tambahan fitur sense ui, yang memudahkan copy paste dari 
web, dan auto adjustment tulisan waktu membesarkan layar dengan pinch to zoom. Belum lagi 
kemudahan ketika menyorot sebuah kata, akan diberi kemudahan akses untuk melihat arti kata 
tersebut di dictionary dan di translate ke bahasa lain, atau untuk dilihat di wikipedia.
Walaupun kecil dan entry level, jangan dikurangi kemampuan hardwarenya, makanya didalamnya 
tetap terbenam GPS yang baik, digital kompas dan accelerometer (yang tau posisi layar 
berdiri atau tidur) , juga proximity sensor , yang otomatis bisa mematikan layar ketika 
kita sedang menelepon, dan terakhir ada ambient light sensor, makanya kita bisa menset 
brightness layar otomatis, ketika kondisi gelap, dia kurangi cahaya backlight supaya mata 
tidak sakit, kalau kena cahaya terang, backlight dibuat lebih terang supaya apa yang 
ditampilkan layar  lebih mudah dibaca.
Sebagai bonus ada radio FM terbenam disini, dengan speaker cukup lantang, automatic 
searching station radio.
Bluetooth dan wifi so pasti harus ada di android.
Lengkaplah sudah anak2 muda pakai device ini, karena mau facebook, chatting, twitter sudah 
disediakan disini , belum lagi ditambah khas nya HTC, friend stream, yang bisa memberikan 
informasi saling ter link antara kontak dengan social networking yang sudah kita bahas 
sebelumnya di HTC desire.
Memang banyak handset sudah memiliki GPS, the famous blackberry juga memilikinya, the top 
seller nokia juga memilikinya. Tapi terkadang ada 1 yang lupa dibenamkan: Digital Compass.
Nah apa sih butuhnya lihat arah utara dan selatan kemana? itu kan pertanyaannya. Mari 
berkaca pada situasi real sekarang dengan contoh kasus.
Sekarang bulan Ramadhan, saatnya kaum muslim berpuasa. Hampir semua handset mempunyai 
program alquaran. Wajib dong hukumnya, saat Ramadhan harus lebih dekat ke sang Pencipta.
Misalnya di wildfire ini saya installkan program MasjidNow. Program ini, walau gratis tapi 
bagus dan komplit.
Ngga usah gunting koran tempelin jadwal puasa, hari ini jam berapa harus buka puasa, jam 
berapa imsak dll. Biasanya data yg ada di koran adalah data pukul rata, karena menyangkut 
area yang besar, misalnya kota jakarta, kota yang besar, seharusnya ada selisih bbrp detik 
di ujung barat dan ujung timur kota jakarta.
Dengan masjidnow, GPS atau setidaknya triangulasi BTS menjadi penentu posisi anda yang 
lebih tepat, dan informasi shalat 5 waktu termasuk kapan magrib untuk berbuka puasa pun 
tampil sesuai lokasi.
Besoknya anda ada kerjaan di Bandung, informasi ini akan menyesuaikan diri sesuai lokasi.
Lucunya, jaman sudah internet, tapi kalau diamati dari mana orang2 mendapat informasi 
berbuka puasa?
Tetap yang diandalkan adalah suara bedug Masjid. Di rumah saya ada beberapa masjid 
sekeliling, kalau saya perhatikan mereka tidak kompak, yang satu sudah beduk, yang satu 
belum.
Berarti faktor bedug nya adalah , tukang bedug harus punya daftar buka puasa jam berapa, 
terus lihat jam dinding masjid. Mungkin masjid yang satu jam dindingnya merk Seiko, yang 
satu lagi merk saiko yg tiap seminggu sekali harus di adjust dengan jam tvri. (saya 
membayangkan bercerita ini dengan logat KH Zainudin Mz).
Karena tiap hari hidup di mall sebagai penjaga warung, saya sering lihat dekat jam buka 
puasa foodcourt penuh, orang2 memesan makanan tapi belum boleh disantap. Mal rapat 
tertutup, suara bedug masjid tidak terdengar dalam mal, jadi siapa yang kasih tanda 
berbuka? :-) Ya ting tong ting tong nya customer service di pengeras suara.
Smartphone kita terhubung dengan jam server dari provider, kita berharap provider tentu 
harus lah lebih tepat jam nya karena terhubung dengan jam dunia. Sekalipun anda ragu, 
tinggal ketikkan what time is now in Jakarta Indonesia. Nanti ada website dari banyak 
sumber muncul, misalnya sumber resmi di greenwich, dibukakan lah jam yang benar, untuk 
memastikan apakah jam anda sekarang tepat, ngga usah nunggu TVRI tayang logo bulatan yang 
tengahnya ada jam itu loh :-)
so smartphone kita harusnya lebih tepat dari jam saiko milik masjid.
Jadwal yang diberikan masjidnow seharusnya lebih tepat dibanding tingtongtingtong nya CS di 
mall.
Dengan wildfire terisntall software ini nanti pas saatnya buka, keluar suara adzan yang 
bisa anda pilih mau versi apa, mesir kah, mekkah, madinah dll.
sampai sini semua smartphone seharusnya bisa...
Nah bayangkan ketika anda nanti pulang mudik, di tengah jalan berhenti dan hendak sholat. 
Kemana arah kiblat?
Belum lagi baru kontroversi kemana arah kiblat yang benar?
Dengan program ini anda bisa melihat arah kiblat yang tepat, karena selain disertai GPS, 
disini ada digital compass, yang memberikan informasi kemana arah anda menghadap, cukup 
arahkan handphone sesuai tanda di layar, maka anda mendapat arah kiblat yang benar.
Handset yang punya GPS tapi tidak punya kompas, tidak bisa melakukan ini ,karena posisi 
arah kemana anda menghadap baru diketahui kalau anda bergerak jalan oleh satelit:-)
Itu salah satu kegunaan kenapa ada kompas di android, selain itu untuk memandu arah GPS 
yang benar, arah melihat benda2 langit dll.
Sebagai bonus masjid now memberikan informasi di dekan anda ada masjid dimana saja, 
kolaborasi dengan google map.
Instalkan saja google map brut di wildfire, dan lupakan untuk membeli GPS terpisah untuk 
memandu jalan pulang mudik. Dengan google navigation mudik akan dibimbing peta google dan 
dipandu suara belok kiri belok kanan. Nyalakan latitude, lihat rombongan mudik yang lain 
sudah sampai mana dan saling pandu.
Wah ceritanya jadi ngalor ngidul gini, tapi setidaknya anda dapat gambaran bisa apa sih 
smartphone mungil ini? 
Masih banyak yang bisa diceritain, gimana tukeran foto hanya dengan saling benturin tangan 
yang menggenggam wildfire, dan jangan lupa aktifkan geotagging di kamera, supaya foto2 anda 
nanti ada titik koordinat lokasinya, simpan di program khusus footprint yang disertai di 
wildfire, supaya nanti di kampung halaman bisa kasih lihat mertua dengan hanya menggeser2 
jempol: kami kemarin berbuka di warung ini, berenti di pom ini, kebelet pipis disini . 
Disini macet dan kirimkan foto bergeotagging ke teman yang juga dalam perjalanan supaya 
bisa siap2 atau ambil jalur alternatif dll.
Oh ya jangan lupa upgradekan map nya ke google map 4.4 nanti anda dapat bonus program 
places, ketika jalan mudik dan dekat waktu berbuka, tinggal klik logo piring makan, akan 
diberitahu lokasi rumah makan dimana saja yang terdekat dengan posisi anda,  juga atm, pom 
bensin dll. 
So THR sudah ada, mau menghadiahi anak, istri atau diri sendiri dengah handset baru? 
Wildfire cukup tempting kan? 
Karena imut dan bagus HTC wildfire ini termasuk best seller nih di negeri asalnya HTC, 
Taiwan.
So the spark goes off... or become a wildfire?
Salam,
Lucky Sebastian

Add A Comment: